Bos PLN: Lahan & Perizinan Kendala Terbesar Bangun Infrastruktur Listrik

Feby Dwi Sutianto – detikfinance | Senin, 11/03/2013 09:56 WIB

Jakarta – Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji mengatakan selama ini perseroan masih menghadapi kendala besar terkait pembangunan dan pengembangan infrastruktur kelistrikan antara lain pembangkit listrik.

Menurutnya ada dua macam kendala yang selama ini perseroan. Pertama, persoalan pembebasan dan kejelasan lahan yang menjadi terberat dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan di Tanah Air.

“Contoh terhangat di Tarakan (Kalimantan). Pemerintah mau bangun 2X7 MW sejak 2 tahun lalu dan butuh tanah 30 hektar, secara aturan itu harus dibebaskan oleh Pemda. Pemda sudah membentuk panitia untuk pembebasan kemudian sudah memberikan rekomendasi harga tanah tetapi kemudian ada sengketa,” tutur Nur Pamudji kepada detikFinance di Manado Sulawesi Utara akhir pekan lalu.

Selain masalah lahan, perizinan yang berbelit-belit saat membangun infrastruktur kelistrikan juga masih dihadapi PLN. Hal ini sangat menghambat kinerja PLN dalam membangun sebuah pembangkit listrik. Padahal pertumbuhan permintaan listrik tumbuh 10% dalam setahun.

“Perizinan terutama (kementerian) kehutanan rangkaiannya panjang, untuk kerja di hutan harus mengganti lahan hutan 2 kalinya. Pakai 1 ganti 2 hektar. Selain itu, ada rangkaian perizinan yang panjang dan itu bisa dipercepat proses pembangunan infrastruktur kelistrikan bisa cepat,” cetusnya.

http://finance.detik.com/read/2013/03/11/095614/2190964/1034/bos-pln-lahan-perizinan-kendala-terbesar-bangun-infrastruktur-listrik

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s