Dirjen Migas Harapkan Kilang TPPI Beroperasi Lagi

Selasa, 26 Maret 2013 | 8:00

JAKARTA-Dirjen Migas Kementerian ESDM Edy Hermantoro mengharapkan kilang pengolahan minyak PT Trans Pacific Petrochemical Indotama di Tuban, Jatim, segera beroperasi kembali.

“Kepentingan kami adalah kilangnya beroperasi kembali,” katanya kepada Antara usai diskusi di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin (25/3).

Selain itu, pihaknya juga berkepentingan agar TPPI melunasi kewajiban utang kondensat.

Menurut dia, pemerintah berharap kilang TPPI memproduksikan kembali bahan bakar elpiji, sehingga bisa mengurangi impor.

“Elpiji yang dihasilkan bisa untuk memenuhi kebutuhan 12 kg dan 3 kg yang kini masih diimpor,” ujarnya.

Selain elpiji, kilang TPPI juga memproduksi aromatik jenis paraksilen dan benzen, sehingga akan menutupi kebutuhan domestik yang juga masih dipenuhi dari impor.

Edy menambahkan akan berkoordinasi dengan instansi lain di bawah koordinasi Menko Perekonomian untuk menyelesaian utang TPPI tersebut.

Pemerintah melalui PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) akan memiliki kilang pengolahan minyak TPPI di Tuban pada Selasa (26/3).

Pada Selasa ini merupakan batas akhir PT Tuban Petrochemical Industries (Tuban Petro), selaku pemilik 59,5 persen saham TPPI, melunasi utang kepada PPA senilai Rp2,83 triliun.

Batas waktu itu mengacu penerbitan “notice of default” oleh PPA dalam hal ini Menteri Keuangan kepada Tuban Petro pada 27 September 2012 yang menyebutkan Tuban Petro diberi batas waktu melunasi utang selama 180 hari atau berarti akan berakhir 26 Maret 2013.

Setelah penerbitan “notice of default” itu, maka seluruh utang Rp2,83 triliun menjadi jatuh tempo seketika dan sebagai konsekuensi hukumnya, PPA berhak melakukan eksekusi jaminan dan penagihan kepada Honggo Wendratno sebagai pemberi jaminan pribadi.

Termasuk dalam jaminan pribadi Honggo itu adalah 59,5 persen saham TPPI yang dimiliki Tuban Petro.

Selain itu, PPA bisa mengeksekusi jaminan pribadi Honggo lainnya berupa 80 persen saham PT Polytama Propindo, 50 persen saham PT Petro Oxo Nusantara, 30 persen saham Tuban Petro milik PT Silakencana Tirtalestari, tagihan Tuban Petro kepada PT Tirtamas Majutama (Zero Coupon Bond), dan 3rd Rank Fixed Asset TPPI.

Berdasarkan data yang diperoleh per 27 November 2012, TPPI memiliki utang pokok, bunga, dan denda kepada seluruh kreditur yang berjumlah 362 sebesar Rp17,88 triliun (1,8 miliar dolar AS) yang terdiri dari separatis Rp9,746 triliun dan konkuren Rp8,135 triliun.

Utang separatis tercatat kepada 12 kreditur dengan porsi terbesar adalah Pertamina sebesar Rp4,135 triliun, lalu JGC Corporation Rp2 triliun, SKK Migas Rp1,348 triliun, United Overseas Bank Ltd Rp932 miliar, Polytama International Finance BV Rp372 miliar, dan sisanya milik tujuh kreditur lainnya.

Untuk utang konkuren tercatat kepada 350 kreditur dengan porsi terbesar Pertamina Rp2,444 triliun, disusul Argo Capital BV Rp1,61 triliun, Polytama International BV Rp773 miliar, dan Argo Fund Ltd Rp688 miliar.

Sementara, aset nonkas TPPI per 30 September 2012 hanya berjumlah 899 juta dolar AS atau tidak dapat menutupi liabilitasnya sebesar 1,8 miliar dolar.

Kilang TPPI beroperasi komersial sejak 2006. Namun, karena menghadapi berbagai masalah termasuk keuangan, kilang berhenti operasi sejak Desember 2011.

Selain elpiji, produksi kilang TPPI antara lain paraksilen 500 ribu ton per tahun dan benzen 300 ribu ton per tahun.

Tanpa produksi dari TPPI, maka pada 2015 diperkirakan Indonesia akan mengimpor paraksilen sebesar 900 ribu ton dan benzen 400 ribu ton.

Selain Tuban Petro yang menguasai 59,5 persen, pemegang saham TPPI lainnya adalah Pertamina 15 persen, Sojitz Corporation 4,25 persen dan Itochu Corporation 0,85 persen.(*/hrb)

http://www.investor.co.id/energy/dirjen-migas-harapkan-kilang-tppi-beroperasi-lagi/57455

Leave a comment

Filed under Oil & Gas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s