Potensi Pertambangan Indonesia Terbesar di Asean

Kamis, 11 April 2013 | 15:10

JAKARTA-Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty menilai potensi pertambangan Indonesia merupakan yang terbesar di ASEAN sehingga menarik minat perusahaan Australia untuk berinvestasi di sektor tersebut.

“Indonesia berperan penting di ASEAN, begitu juga di indusri pertambangan. Hubungan jangka panjang dengan Indonesia adalah tujuan kami,” kata Greg usai jumpa pers penyelenggaraan pameran pertambangan Ozmine 2013 di Jakarta, Kamis (11/4).

Kekuatan Indonesia di sektor pertambangan, kata Greg, salah satunya terlihat dari banyaknya perusahaan Australia yang mengandalkan para teknisi dari Indonesia.

“Itu kontribusi penting bagi perekonomian negara,” ujar Greg.

Sektor smelter (pengolahan barang tambang), lanjut Greg, selalu diminati perusahaan-perusahaan Australia. Perusahaan-perusahaan Australia kini juga banyak mengincar kerjasama di bidang produksi batu bara, emas, nikel dan aspal.

“Sektor pertambangan memiliki peran utama bagi kedua negara untuk menarik investasi dan terbukti telah memberi kontribusi miliaran dolar AS melalui ekspor jasa, mineral dan teknologi,” ujarnya.

Greg menyebut nilai total investasi Australia pada 2012 mencapai 5,4 miliar dolar Australia, yang mencakup sektor pertambangan. Namun, Greg enggan merinci lebih jauh untuk target investasi pada 2013 dan 2014 di Indonesia.

“Jumlah 5,4 miliar dolar Australia juga dibagi ke dalam sektor jasa keuangan, peralatan pertambangan dan kontraktor engginering, dan pada dasarnya untuk target kami tidak terbiasa berbagi informasi mengenai hal itu,” ujar Greg.

Sekretaris Parlemen Australia untuk Perdagangan, Kelvin Thompson mengatakan jumlah perusahaan yang tertarik bekerjasama dengan Indonesia meningkat dari 38 menjadi 45 perusahaan yang sudah tercatat hingga 2013.

“Mereka menyiapkan lebih dari 140 proyek,” ujar Kelvin Thompson.

Untuk mempererat kerjasama di bidang pertambangan, Pemerintah Australia mengharapkan fleksibilitas regulasi investasi pertambangan, kepastian hukum dan pemahaman yang menyeluruh antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas kerjasama antar kedua negara.

“Kami senang dengan industri di Indonesia, namun kami juga memiliki harapan mengenai upaya peningkatan kerjasama antara kedua negara, khususnya mengenai regulasi,” ujarnya.

Pameran Petambangan Australia menggelar pameran Ozmine 2013 untuk membina kerjasama lebih jauh antara pemerintah dan para pengusaha kedua negara. Greg menilai Omzine 2013 merupakan pameran pertambangan terbesar di dunia.

Pameran ini merupakan yang ketujuh kalinya digelar dan kini melibatkan lebih dari 100 perusahaan pertambangan Australia.

“Sebanyak 60 persen dari total eksibitor adalah peserta baru yang membuktikan minat tinggi dari perusahaan-perusahaan Australia,” kata Greg.

Pameran pertambangan ini mencakup penyediaan peralatan, operasi pertambangan, konsultasi keselamatan pertambangan hingga penyedia jasa hukum dan keuangan. Pameran akan digelar pada 16-17 April 2013 di Hotel Shangrila Jakarta.(ant/hrb)

http://www.investor.co.id/energy/potensi-pertambangan-indonesia-terbesar-di-asean/58650

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s