Pemerintah Perlu Bangun PLTU di Berbagai Daerah

Senin, 13 Mei 2013 | 16:13

JAKARTA– Pemerintah perlu membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) baru di berbagai daerah untuk memenuhi kebutuhan energi listrik yang tinggi, karena jumlah listrik yang dihasilkan lebih kecil dari yang diproduksi.
“Jumlah listrik yang dihasilkan pemerintah hingga 2019 sudah tidak mencukupi lagi, karena itu pemerintah merencanakan proyek percepatan 10.000 MW tahap I dan ditambah 10.000 MW tahap II,” ujar Deputy Menko Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Luky Eko di Jakarta, Senin.

Untuk mendukung proyek percepatan 10.000 MW diperlukan pembangunan PLTU di berbagai daerah yang disesuaikan dengan tata dan ruang.

Ia mengatakan, pembangunan PLTU Batang di Jawa Tengah yang diperkirakan akan dapat beroperasi pada 2018 dengan produksi 2.000 MW, sedikit banyak membantu kebutuhan akan energi listrik. “Produksi PLTU Batang bisa saja digunakan untuk wilayah Jakarta dan Bali, jadi ada interkoneksi yang lebih baik,” ucapnya.

Dengan tersedianya listrik maka tidak diperlukan lagi pemadaman listrik secara bergilir, tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat juga makin meningkat, dan perkembangan di seluruh lini perekonomian, termasuk pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia makin besar.

“PLN sendiri berencana membuat 35 PLTU dengan total tenaga 10.000 MW, di mana 10 di antaranya di Jawa ditambah pembangunan PLTU Batang yang semua itu termasuk proyek nasional,” tuturnya.

Ia menambahkan, teknologi pembuatan listrik saat ini menggunakan batubara yang harganya paling murah dibandingkan dengan pembangkit listrik tenaga nuklir yang risiko radiasinya cukup membahayakan.

“Batubara lebih aman apalagi cadangan batubara Indonesia merupakan yang terbesar di dunia maka listrik yang harus dibayar juga relatif lebih murah,” ujarnya.

Laporan USAID menyebutkan, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia berhubungan erat dengan pengembangan sektor energi.

Perekonomian Indonesia membutuhkan energi yang intensif dengan meningkatnya permintaan sebesar 1,8% akan kebutuhan energi untuk setiap kenaikan satu persen pada produk domestik bruto (PDB).

Menurut dia, permintaan listrik akan terus tumbuh berkisar antara 8-9% per tahun. Pembangunan PLTU Batang diharapkan akan dapat memberikan dampak yang besar bagi masyarakat Indonesia.

Daerah Jawa dan Bali yang sangat padat penduduknya diperkirakan membutuhkan tambahan daya sebesar 3.600 MW per tahun dengan total kebutuhan 43.000 MW pada 2019. “Karena itu, pembangunan PLTU di berbagai daerah seperti Jawa dan Bali menjadi perhatian pemerintah dalam upaya memenuhi kebutuhan listrik,” ujarnya.

Pemerintah untuk mengatasi kebutuhan listrik melakukan kerja sama dengan pihak swasta agar pembangunan PLTU itu dapat direalisasikan lebih cepat dan sesuai kebutuhan. Hal ini dilakukan agar proyek nasional itu dapat diselesaikan tepat waktu dan tidak ditender ulang, apalagi pelaksanaan proyek itu disorot internasional. (gor/ant)

http://www.investor.co.id/energy/pemerintah-perlu-bangun-pltu-di-berbagai-daerah/60720

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s