Iklim Investasi Pertambangan RI Masuk Terburuk Sedunia, Ini Penyebabnya

Yoseph Pencawan   –   Rabu, 22 Mei 2013, 10:10 WIB

BISNIS.COM, MANADO–Iklim investasi pertambangan di Indonesia termasuk paling buruk di dunia berdasarkan hasil survei Fraser Institute Canada.

Praktisi Pertambangan, Terkelin Purba mengatakan sesuai hasil survey Fraser Institute Canada menunjukan bahwa iklim investasi pertambangan di Indonesia perlu dibenahi karena masih masuk dalam kelasifikasi buruk di dunia.

“Survey itu dilakukan dari 9 Oktober 2012 sampai 6 Januari 2013 pada 4.100 perusahaan pertambangan tersebar pada 96 negara,” kata Terklin Purba, di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (22/5/2013).

Sesuai hasil survey tersebut juga menunjukan bahwa indeks potensi pertambangan di Indonesia menempati peringkat paling rendah, di bawah negara sahabat Vietnam dari 96 negara.

Terkelin Purba menambahkan, survey tersebut menemukan 10 kendala iklim investasi pertambangan di Indonesia.

Yakni pertama berkaitan dengan peraturan birokrasi dan lingkungan, kedua regulasi berganda, ketiga sistem hukum dan perpajakan, keempat tumpang tindih lahan (ketidakpastian).

Kelima masalah infrastruktur, keenam mengenai stabilitas politik, ketujuh soal peraturan tenaga kerja, kedelapan kualitas database geologi, kesembilan tentang keamanan dan kesepuluh korupsi.

Terkelin Purba menjelaskan, sesuai hasil survey tersebut apabila kendala iklim investasi itu bisa dibenahii secara maksimal maka posisi Indonesia bisa menempati posisi terbaik ke empat dunia.

Menurut Terkelin Purba yang juga Presiden Direktur PT Meares Soputan Mining (MSM)/PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), Indonesia memiliki potensi doposit emas cukup besar tersebar Pulau Sumatera, Jawa, Papua, Sulawesi, Halmahera dan Pulau Kalimantan.

Investasi pertambangan membutuhkan dana cukup besar dengan tingkat resiko sangat tinggi, terutama dikegiatan awal pada tahap penyelidikan umum, dan resiko itu secara berangsur-angsur menurun setelah dilakukan eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi, produksi dan tahapan penutupan tambang.

Pada tahap penyelidikan umum pada pihak perbankan acap kali tidak mau memberikan kredit karena mengandung resiko sangat besar, sehingga mencari dana melalui bursa saham diluar negeri, katanya.

“Pihak perbankan itu mau memberikan kredit investasi pertambangan itu bila sudah masuk pada tahapan konstruksi karena sudah jelas potensi cadangan mineral tersebut,” kata Terkelin Purba.(yop)

Source : Antara

http://www.bisnis.com/iklim-investasi-pertambangan-ri-masuk-terburuk-sedunia-ini-penyebabnya

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s