2014, Subsidi Listrik Diusulkan Rp 81,97 – 91,10 Triliun

Jumat, 7 Juni 2013 | 11:31

JAKARTA – Pemerintah mengusulkan besaran subsidi listrik dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2014 sebesar Rp 81,97–91,10 triliun. Namun, tariff listrik tidak akan berubah dari akhir tahun ini.

Dirjen Keteganagalistrikan Kementerian ESDM Jarman mengatakan, besaran pasti subsidi listrik tergantung besaran kurs dan harga minyak yang dipakai. Dalam anggaran tahun depan, pemerintah mengusulkan asumsi kurs sebesar Rp 9.600–9.800, sementara harga minyak US$ 100–115 per barel.

“Kalau harga minyak US$ 100 per barel dan kurs Rp 9.600 maka subsidi yaitu Rp 81,97 triliun. Sementara kalau harga minyak US$ 115 per barel dan kurs Rp 9.800 subsidi menjadi Rp 91,1 triliun,” kata Jarman dalam rapat dengan Komisi VII DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (5/6).

Dia menjelaskan, setiap kenaikan kurs Rp 100 per dolar AS akan meningkatkan angka subsidi listrik sekitar Rp 1 triliun. Sedangkan setiap kenaikan harga minyak US$ 1 per barel mendongkkrak subsidi listrik sekitar Rp 500 miliar.

http://www.investor.co.id/energy/2014-subsidi-listrik-diusulkan-rp-8197-9110-triliun/62359

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s