Kontrak Migas Harus Saling Menguntungkan

Rabu, 12 Juni 2013 | 14:01

JAKARTA-Wakil Presiden Boediono menegaskan dari awal kontrak energi harus saling menguntungkan antara pemerintah Indonesia dengan pihak ketiga, sehingga model kontrak yang merugikan negara seperti masa lampau hendaknya sudah tidak ada lagi.

“Dari awal kontrak ini harus ‘win-win’, harus saling menguntungkan. Prosesnya harus interaksi, yang sudah bagus jangan diutak-utik. Tapi jangan zig-zag, maju mundur, kiri-kanan, kelihatan sibuk, tapi mengarah kemana saja,” kata Boediono saat membuka “Indonesia International Geothermal Convention dan Exhibition 2013” di Jakarta Convention Center, Rabu (12/6).

Sebagai orang yang lama berada di pemerintahan, Wakil Presiden Boediono mengetahui di masa lalu banyak kontrak-kontrak energi yang dibuat tidak imbang sehingga kurang menguntungkan dan merugikan kepentingan publik.

Karena itu ia meminta agar hal tersebut tidak terulang lagi. Model bisnis dan kontrak yang menyangkut sumber daya milik bangsa Indonesia dengan pihak ketiga harus dibuat saling menguntungkan.

Ini agar tidak memberatkan salah satu pihak, baik pemerintah sebagai pemangku kepentingan publik dan pihak pembangun yang telah mengeluarkan investasi.

Peran pemerintah, kata Wapres, tentu tetap dominan dan bisa saja tidak ikut berinvestasi dengan uang tunai, namun mendukung dengan regulasi-regulasi yang tepat sehingga mendapat titik temu.

Adalah tugas pemerintah untuk mendorong investasi, merancang dan menetapkan regulasi yang tepat serta menciptakan iklim berusaha yang baik.

“Model bisnis ini harus terus digarap. Cari praktek-praktek terbaik di dunia lalu diadaptasi dengan lingkungan kita,” kata Wapres.

Hal lain adalah memecahkan berbagai masalah terkait regulasi.

Menurut Wapres, ini membutuhkan koordinasi antara para pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat dan daerah, Badan Usaha Milik Negara, masyarakat umum yang mendukung sasaran bersama.

Wapres mengatakan, masalah pangan, energi, air dan lingkungan akan selalu menjadi perhatian utama bagi siapapun yang memikirkan nasib bangsa.

Energi adalah salah satu syarat bagi kelangsungan hidup. Tak heran bila semangat untuk mengembangkan energi panas bumi sudah ditegaskan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sejak awal.

Berbagai masalah terus diatasi demi meningkatkan pasokan kebutuhan listrik dari panas bumi.

“Sumber panas bumi melimpah di tanah air. Selain melimpah, panas bumi juga dianggap ideal karena sifatnya sebagai energi terbarukan, bersih, hijau dan ramah lingkungan,” kata Wapres.(*/hrb)

http://www.investor.co.id/energy/kontrak-migas-harus-saling-menguntungkan/62718

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s