BISNIS JASA PERTAMBANGAN: Masih Terbuka Lebar, Terutama Bidang Konsultasi

Inda Marlina   –   Rabu, 19 Juni 2013, 02:04 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA–Peluang bisnis jasa pertambangan masih sangat luas, terutama dalam bidang konsultasi.

Untuk menunjang peluang tersebut, Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (Aspindo) tengah menyiapkan teknologi untuk menetapkan standar jumlah cadangan mineral dan batu bara serta standar sertifikasi untuk jasa pertambangan.

“Setiap tahun, perusahaan jasa pertambangan berinvestasi Rp10-Rp20 triliun,” ujar Tjahyono Imawan, Ketua Umum Aspindo, saat dihubungi Bisnis, Selasa (18/6/2013).

Bisnis konsultasi pertambangan serta bank di Indonesia sayangnya masih mengacu pada standar alat Australia yaitu, Joint Ore Reserves Committee (JORC). JORC merupakan alat bantu untuk menyampaikan risiko pada proyek pertambangan untuk membuat keputusan finansial.

Tjahyono mengatakan kapasitas penelitian dan teknologi yang ada di dalam negeri sebenarnya telah memadai. Dia mengatakan persiapan untuk teknologi tersebut akan selesai pada tahun ini. “Karena tahun ini kurang 6 bulan, ya mungkin 4 bulan lagi.”

Standar-standar yang dilakukan oleh kode JORC meliputi pelaporan hasil eksplorasi sumber daya cadangan kepada publik. Selain itu juga memberikan kode dan petunjuk untuk penggolongan keekonomian. Teknologi ini menjelaskan
kualifikasi yang dibutuhkan oleh sesorang dalam manajemen pertambangan.

Editor : Sepudin Zuhri

http://www.bisnis.com/bisnis-jasa-pertambangan-masih-terbuka-lebar-terutama-bidang-konsultasi

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s