Jika Bangun Smelter, Pengusaha Diizinkan Ekspor Mineral

Oleh Rangga Prasetyo | Kamis, 12 September 2013 | 11:47

JAKARTA – Pemerintah tengah menyiapkan aturan sebagai payung hukum pemberian izin ekspor mineral mentah setelah 2014. Ekspor hanya diperbolehkan bagi pengusaha yang serius membangun pabrik pengolahan dan pemurnian bijih (smelter) di dalam negeri.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Thamrin Sihite mengatakan, payung hukum ini diperlukan agar ekspor mineral mentah setelah 2014 tidak melanggar aturan. Pasalnya, larangan ekspor tersebut merupakan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang mineral dan batubara.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya tengah menyiapkan aturan tersebut bersama ahli hukum. Dia belum bisa memastikan bentuk payung hokum yang akan dipakai. Namun kelonggaran ini akan dikonsultasikan lebih dahulu dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat. “Boleh ekspor tapi payung hukumnya sedang dipikirkan. Ini yang sedang digodok para ahli hukum. Nanti kami juga akan konsultasi dengan DPR,” ujar dia di Jakarta, Rabu (11/9).

Meski demikian, Thamrin menegaskan, izin ekspor ini tidak diberikan kepada seluruh pengusaha tambang mineral. Izin ekspor hanya akan diberikan kepada perusahaan tambang yang memiliki komitmen membangun pabrik pengolahan dan pemurnian bijih di dalam negeri.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php

http://www.investor.co.id/energy/jika-bangun-smelter-pengusaha-diizinkan-ekspor-mineral/68670

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s