TUNTUTAN UPAH PEKERJA FREEPORT – Deadline nego gaji pekerja Freeport 4 Oktober 2013

Oleh Dikky Setiawan – Jumat, 20 September 2013 | 12:25 WIB

JAKARTA. Pembicaraan soal kenaikan gaji karyawan unit usaha Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc di Indonesia telah dihentikan. Namun, batas waktu untuk mengakhiri negosiasi telah diperpanjang. Demikian diungkapkan seorang pejabat serikat pekerja Freeport, Kamis (19/9).

Diskusi soal tuntutan gaji yang melibatkan antara pekerja dan manajemen perusahaan di kompleks Grasberg, Papua tersebut, berlanjut pada akhir Juni 2013. Hal ini, setelah dihentikannya diskusi tersebut menyusul runtuhnya terowongan yang menewaskan 28 orang pada 14 Mei 2013.

“Freeport hanya menawarkan kami seperempat dari kenaikan gaji yang kita tuntut,” kata Juli Parorrongan, Juru Bicara serikat pekerja kepada Reuters, Kamis (19/9).

Pada pekan ini, negosiasi tuntutan kenaikan upah ikut melibatkan CEO Freeport Indonesia Rozik Soetjipto dan CEO Freeport McMoran, Richard Adkerson.

“Pekerja tidak bisa menerima tawaran tersebut karena dianggap terlalu rendah,” kata Parorrongan seraya menambahkan bahwa para pekerja menuntut kenaikan gaji 40% selama dua tahun atau setiap tahun naik 20% selama dua tahun.

Hubungan antara manajemen Freeport dan serikat buruh telah menegang dalam beberapa tahun terakhir setelah pemogokan selama tiga bulan pada akhir tahun 2011 pasca runtuhnya terowongan yang menewaskan puluhan pekerja Freeport.

Serikat pekerja Freeport menyetujui kesepakatan untuk kenaikan upah sebesar 37% selama dua tahun pada akhir 2011. Ini, setelah awalnya mereka meminta kenaikan gaji sebanyak US$ 200 per jam dibandingkan dengan upah sebelumnya sebesar US$ 2-US$ 3 per jam .

Menurut Parorrongan, berdasarkan kesepakatan upah saat ini, yang akan berakhir pada 30 September 2013, sebagian besar pekerja Freeport dibayar sekitar Rp 4,6 juta hingga Rp 7,7 juta (US$ 410-US$ 680 ) per bulan.

Deadline baru 4 Oktober 2013

Freeport Indonesia mempekerjakan sekitar 24.000 pekerja, termasuk kontraktor dan staf. Sekitar tiga perempat dari total pekerja, merupakan anggota serikat pekerja .

Pembicaraan tentang kesepakatan gaji baru telah diperkirakan berlangsung hingga 60 hari. Parorrongan mengatakan, batas waktu baru negosiasi pada 4 Oktober. Ini untuk mengambil kesimpulan dari hasil negosiasi antara manajemen dan serikat pekerja selama ini.

“Dalam konteks kondisi keuangan perusahaan yang penuh tantangan dan penurunan harga komoditas tembaga dan emas di pasar global saat ini, kami percaya bahwa upah yang diberikan manajemen sangat kompetitif dibandingkan dengan industri lainnya di Indonesia,” ungkap Juru Bicara Freeport Indonesia, Daisy Primayanti kepada Reuters melalui surat elektronik (email).

Daisy menambahkan, jika tawaran manajemen Freeport diterima, itu artinya pekerja Freeport Indonesia akan mendapatkan upah yang lebih dari rekan-rekan mereka di industri yang sama di Tanah Air.

Namun, menurut Parorrongan, serikat pekerja Freeport belum memutuskan menyetujui atau tidak tawaran yang diberikan manajemen.

Serikat pekerja juga belum memutuskan tindakan apa yang harus diambil jika tidak tercapai kesepakatan negosiasi hingga batas waktu baru yang telah ditentukan.

http://industri.kontan.co.id/news/deadline-nego-gaji-pekerja-freeport-4-oktober-2013

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s