Pembatalan Proyek, PGN Dinilai Tak Punya Itikad Baik

Kamis, 17 Oktober 2013 | 11:14

JAKARTA-Pembatalan sejumlah proyek pembangunan pipa oleh Perusahaan Gas Negara (PGN) dianggap sebagai itikad tidak baik oleh berbagai kalangan.  Dalam pemberitaan sebelumnya PGN menyatakan akan membatalkan proyek pembangunan pipa infrastuktur di Semarang dikarenakan akan diberlakukannya open access gas.

“PGN dari awal sudah seharusnya tahu bahwa open access akan diberlakukan dan memperhitungkannya dalam proyeksi awal,” kata Rudi Siregar, Wakil Ketua Tetap Bidang Hukum dan Advokasi Kadin Indonesia di Jakarta, Kamis (17/10).

Menurutnya kalau sekarang PGN membatalkan proyek tersebut dengan alasan adanya unbundling penggunaan pipa, maka PGN sebenarnya sudah sejak awal memiliki itikad buruk untuk melanggar Permen No. 19 tahun 2009.

Sebelumnya, pengamat migas Kurtubi meminta  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  untuk menyelidiki dan menyidiki kasus korupsi yang terjadi PT PGN Tbk.

“Saya menilai di PGN sudah lama terjadi penyimpangan antara lain PGN  bertindak sebagai trader dalam menyalurkan gas,” kata pengamat Migas, Kurtubi, kepada SP, Minggu (13/10) malam.

Kurtubi mengatakan seperti itu ketika diminta pendapat soal berita yang menyatakan, Komite Audit PT PGN melakukan penyelidikan terhadap laporan percaloan yang diduga melibatkan Direktur Utama Hendi Prio Santoso, yang diduga diketahui Menteri ESDM Jero Wacik.

Praktik bisnis tidak sehat PGN sudah lama tercium karena salah satunya adanya kedekatan antara Dirut PGN Hendi Prio dengan Menteri ESDM Jero Wacik.  Dari sumber didalam kementerian ESDM mengatakan bahwa adik kandung Hendi Prio turut menjadi makelar dalam berbagai proyek bisnis gas yang melibatkan PGN dan Kementerian ESDM.

Berbagai LSM juga kembali mendesak KPK untuk menindaklanjuti berbagai macam praktek korupsi dan percaloan yang terjadi di Industri Migas Indonesia.

Kepala Humas PGN,  Ridha Ababil, ketika diminta komentarnya, pertama, ia membantah kalau ada petugas atau pejabat PGN yang menjadi trader atau calo gas. “Kalau ada tolong lapor ke kami atau pihak berwajib. Kami ingin nama baik PT PGN tetap baik dan negara tidak dirugikan,” tegas Ridha.

Kedua, mengenai kasus percaloan yang menyebutkan keterlibatan Dirut PGN, Ridha menegaskan, itu kasus lama. “Itu kasus lama dan yang melaporkannya kemana-mana telah kita pecat. Tetapi silahkan KPK mengusut kalau benar Dirut PGN terlibat,” kata dia.

Baik Hendi maupun Jero Wacik, sama-sama tidak menjawab telepon maupun pesan singkat yang dikirim SP.(M-16/E-8/SP)

http://www.investor.co.id/energy/pembatalan-proyek-pgn-dinilai-tak-punya-itikad-baik/70836

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s