Newmont Pasok Konsentrat Domestik Sesuai UU

Kamis, 28 November 2013 | 9:03

JAKARTA-PT Newmont Nusa Tenggara akan memasok seluruh produksi konsentrat ke domestik sesuai amanat UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Dirut Newmont Nusa Tenggara (NNT) Martiono Hadianto saat penandatanganan pasokan konsentrat tembaga dengan PT Nusantara Smelting di Jakarta, Rabu, mengatakan pihaknya mendukung kebijakan pengolahan dan pemurnian produk tambang di dalam negeri.

“Kami akan menjadi pemasok konsentrat tembaga bagi ‘smelter’ di dalam negeri yang akan dibangun,” katanya.

NNT dan Nusantara Smelting menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (conditional sales purchase agreement/CSPA) konsentrat tembaga.

Menurut Martiono, pembangunan smelter sendiri tidak ideal karena memerlukan pasokan konsentrat yang konstan.

Sementara, Presiden Direktur Nusantara Smelting Melvin Korompis mengatakan, dengan komitmen Newmont dan nantinya PT Freeport Indonesia, pihaknya akan menyelesaikan pembangunan “smelter” pada 2018.

“Dengan ditandatanganinya perjanjian ini, kami dapat membangun smelter,” katanya.

Saat ini, Nusantara Smelting sedang melakukan studi kelayakan dan penyelesaian pendanaan yang ditargetkan pada pertengahan 2015, sebelum memulai tahap konstruksi.

Kapasitas “smelter” direncanakan 200.000 ton katoda tembaga per tahun dengan produk samping berupa anode slime 400 ton/tahun, asam sulfat 600.000 ton/tahun, slag, dan gipsum.

Smelter akan dibangun di Kawasan Industri Berbasis Inovasi Sidayu, Gresik Utara di atas lahan seluas 100 ha.

Selain Nusantara Smelting, NNT juga telah menandatangani nota kesepahaman pasokan konsentrat tembaga dengan PT Indovasi Mineral Indonesia dan PT Indosmelt.

NNT sebelumnya telah memasok 20 persen produksi konsentratnya ke PT Smelting di Gresik.

Volume pasokan tersebut sesuai kapasitas Smelting.

NNT adalah perusahaan tambang tembaga dan emas yang beroperasi berdasarkan kontrak karya generasi IV yang ditandatangani 2 Desember 1986.

Saham NNT dimiliki Nusa Tenggara Partnership BV 56 persen.

Nusa Tenggara Partnership dimiliki Newmont Mining Corporation dan Nusa Tenggara Mining Corporation of Japan.

Sebanyak tujuh dari 56 persen saham Nusa Tenggara Partnership akan didivestasi kepada Pemerintah Indonesia.

Pemegang saham NNT lainnya adalah PT Pukuafu Indah 17,8 persen, PT Multi Daerah Bersaing 24 persen, dan PT Indonesia Masbaga Investama 2,2 persen.

Multi Daerah Bersaing dimiliki PT Bumi Resources Tbk, Pemda Provinsi Nusa Tenggara Barat, Pemkab Sumbawa Barat, dan Sumbawa. (ant/hrb)

http://www.investor.co.id/energy/newmont-pasok-konsentrat-domestik-sesuai-uu/73246

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s