5 Provinsi Cemaskan Stagnasi Tambang Mineral

Amri Nur Rahmat   –   Rabu, 04 Desember 2013, 21:26 WIB

Bisnis.com, MAKASSAR – Komitmen lima pemerintah provinsi di Indonesia Timur menyetop ekspor bijih mineral tambang (raw material) secara efektif pada tahun depan dinilai bakal memicu berhentinya operasional sejumlah perusahaan tambang di wilayah tersebut.

Adapun, kelima provinsi tersebut meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Papua Barat yang merupakan daerah penghasil utama komoditas mineral tambang di Tanah Air.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulsel Amirullah Abbas mengatakan kebijakan lima provinsi yang menyetop ekspor raw material bakal mematikan perusahaan tambang yang tidak mempunyai pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter).

“Jika ekspor raw material disetop akan memicu PHK dengan angka yang tidak kecil, belum lagi pembengkakan kredit macet yang berpotensi terjadi terutama di perusahaan tanpa smelter. Apalagi khusus di Sulsel, perusahaan tambang yang memiliki smelter hanya PT Vale, dan itu digunakan hanya untuk produksi mereka sendiri,” tuturnya hari ini, Rabu (4/12/2013).

Sebelumnya, komitmen lima pemerintah provinsi yang menyetop ekspor raw material ditandai penandatanganan bersama Memorandum of Understanding (MoU) pembentukan badan kerjasama peningkatan nilai tambah mineral dan logam yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (01/12),

Editor : Sutarno

http://industri.bisnis.com/read/20131204/44/190600/5-provinsi-cemaskan-stagnasi-tambang-mineral

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s