Setelah Antam, Freeport Pangkas Produksi Hingga 40% Mulai 2014

Inda Marlina   –   Jum’at, 13 Desember 2013, 07:28 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—PT Freeport Indonesia bakal menurunkan produksi konsentrat tembaga hingga 40% mulai tahun depan agar bisa diolah di PT Smelting Gresik untuk memenuhi kewajiban sesuai dengan UU No. 4/2009.

Presdir Freeport Indonesia Rozik B. Soetjipto mengatakan perusahaan Amerika Serikat tersebut menyiapkan beberapa skenario untuk menghadapi tenggat waktu beleid regulasi itu yaitu 12 Januari 2014.

Penurunan produksi itu merupakan salah satu opsi. Opsi kedua, bila tingkat produksi sebanyak 40% semakin lama tidak ekonomis, Freeport berencana menutup produksinya.

“Kami juga memang ada rencana untuk mengajukan arbitrase, tetapi pilihan itu sangat kami hindari, karena tentunya terlalu merepotkan,” ujarnya, seperti dikutip Harian Bisnis Indonesia, Jumat (13/12/2013).

Meski demikian, perusahaan yang menandatangani perjanjian Kontrak Karya pertama kali pada 1967 ini tengah menyiapkan dua jalur untuk mendukung penghiliran di dalam negeri.

Jalur pertama adalah menjalin kerja sama dengan tiga calon investor yang membangun smelter yaitu PT Indovasi Mineral, PT Nusantara Smelting, dan PT Indosmelt.

Jalur kedua adalah mengadakan studi kelayakan (feasibility study/FS) untuk menguji nilai keekonomian smelter bila dibangun di Gresik dan di Papua. FS tersebut dilakukan bersama lembaga dari Kanada bernama Hedge.

“Kami bisa memutuskan dan siap menerapkan rencana yang sudah disusun setelah melihat hasi FS pada pertengahan Januari 2014,” ujarnya.

Freeport mengakui telah mengajak beberapa pihak, termasuk PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Semen Gresik dan PT Pe trokimia Gresik untuk meninjau ulang studi kelayakan smelter mencakup pengolahan dan pemurnian hingga lumpur anoda.

Langkah yang diambil Freeport itu juga sama dengan yang dilakukan PT Newmont Nusa Tenggara. Menurut Presdir Newmont Martiono Hadianto dalam rilisnya pada Selasa (10/12), perseroan kini tengah mengkaji kemungkinan pembangunan smelter di dalam negeri.

Source : Bisnis Indonesia (13/12/2013)

Editor : Nurbaiti

http://industri.bisnis.com/read/20131213/44/192219/setelah-antam-freeport-pangkas-produksi-hingga-40-mulai-2014

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s